Kisahku di Kupang
Hari ini kuinjakan kaki di bumi kupang, sisi lain dari negeri ini yang memiliki bentuk keindahan yang berbeda dengan daerah2 lainnya… panas… kering… keras… tandus dan gersang… namun tetap indah di mata… seolah2 setiap bagian dari daerahnya menyiratkan sebuah daerah dengan tampilan keras dan penuh perjuangan di luar, namun lembut, penuh kasih sayang dan tegar di dalam… keindahan yang unik… keindahan yang sangat sayang jika dirusak oleh sebuah kata : RINDU…
ntah kenapa rasa itu muncul di hati… padahal saat itu dihadapanku terhampar berjuta hikmah dan perasaan lain yang bisa kuselami… pfiuh…
untuk kamu yang bermata indah
mata yang di dalamnya tersimpan kecerdasan yang kukagumi
mata yang membesitkan rindu untuk menyelami semua makna yang terdapat didalamnya
sungguh aku rindu
rindu untuk memandangnya lama
rindu yang berbalut rasa perih atas luka yang masih kucari obatnya
sakit
duh rabbi, pemilik mata indah itu
ampuni aku pernah memandangnya lama
tolong ridloi langkahku untuk menjadikannya hanya sebagai kenangan indah
kenangan indah dengan si mata indah
Jakarta, 6 November 2008